enuff’s enuff

Seperti judul di atas, enuff is enuff. Sudah terlalu lama saya meninggalkan dunia hitam kelam kecintaan saya ini. Beberapa hari belakangan ini saya mulai kembali banyak memikirkan tentang blog ini yang saya tinggalkan terlantar tak bertuan. Dan saya mulai merindukan babbling up about nothing di sini. However, ternyata banyak juga yang sudah saya lakukan selama absen dari perhelatan dunia blog.

Sebenarnya, saya ini bukan orang yang gampang bosan. Or am I? Yang jelas saat saya mulai mencapai titik jenuh dalam melakukan sebuah kegiatan, saya akan langsung bertolak ke kegiatan yang berbeda selanjutnya.  Mencoba tidak menjadi statik, lalu akhirnya bunuh diri. Hahaha…

Jadi inilah yang sudah saya lakukan berbulan2 kebelakang ini, selain berkutat dengan impact analysis, document2 berbahasa enggris musingin, dan re-install windows di notebook saya:

Jualan di Internet

Ini menarik. Selain menambah dana segar biaya kenakalan, saya punya kesempatan ketemu (secara online tentunya) dengan banyak orang dengan karakter yang menarik dan lucu2. Saya mulai belajar bagaimana sih cara berjualan (dan belanja, tentunja) secara online yang baik. Bagaimana sistem pendistribusiannya. Darimana barang diambil, lalu di import ke Indonesia. Saya belajar bagaimana mengakali Bea Cukai yang suka nakal (dengan cara yg lebih nakal, tentunya), dan bagaimana cara menangani buyer dengan baik. Dan jangan salah, berjualan online ternyata bisa juga dijadikan guru kesabaran yang baik. Menangani buyer yang suka minta macem2 tapi nggak mau bayar mahal punya seni tersendiri. Saya jadi lebih mahir ber negosiasi dengan orang lain. Belajar bagaimana agar terlihat memberi lebih demi mendapatkan lebih banyak lagi. Anyway, its a good money indeed.

Motret Lagi.

Tentunya setelah sekian lama meninggalkan dunia fotografi profesional, ada banyak hal baru yang harus saya pelajari lagi. Trend2 baru dalam bidang ini, trick bagaimana membuat foto tampak lebih menarik, bagaimana bernegosiasi dengan customer dan meyakinkan mereka bahwa team saya yang terbaik untuk mereka. Yeah, ok… memang bukan saya yang full bernegosiasi dengan mereka. Ada orang lain yang bertugas untuk itu. Tapi saat presentasi biasanya saya ikut, jadi saya bisa sambil belajar bagaimana cara jilat pantat yang baik dan benar. Pekerjaan terakhir yang saya kerjakan adalah memotret menu makanan sebuah restoran eropa di daerah menteng. Kerja keras 1 hari penuh dengan hasil yang memuaskan.

Freelance Writer

Iseng2 mencoba menjadi freelance writer, yah itung2 untuk nambah2 beli rokok. Nggak besar sih bayarannya. Tapi lumayanlah untuk lebih melancarkan bahasa Inggris saya. Akhirnya account paypal saya bertambah isinya. Hahahaha…

Interview di Perusahaan telco China Gila

Dan tidak diterima! Shit! Apa harga yang saya pasang terlalu tinggi ya? :))

Main restaurant city dan farm town di facebook

Dan tetap nggak ngerti kenapa orang bisa sebegitunya keranjingan facebook.

Mencoba menjadi distributor tunggal

Khusus untuk towel cake souvenir di kota kelahiran saya. Yah, tentu saja ini tidak terlalu sulit. Sebagian gift shop, baby shop, wedding slash party organizer, party decor dan photographer disana saya kenal. Saya tinggal nitip2 ke mereka saja.

Dituduh akan dijodohkan oleh orang gila psycho yang desperate yang saya tolak setaun yang lalu.

Sebenernya sih bokap yang dituduh. Di tuduh akan menjodohkan saya dengan si psycho, hanya saja si psycho yang menolak saya. Hahahaha… speechless.

Still in love and happy

Saya rasa inilah sebab ketidak produktifan saya dalam hal menulis.

Hhh… sepertinya saya tetap menjalani kehidupan yang aneh, walopun sudah sekian lama ninggalkan dunia kelam ini. 🙂

Advertisements

6 Comments

Filed under iseng2, mumbling, some thoughts

6 responses to “enuff’s enuff

  1. Eru

    Membaca posting diatas 2x,
    rr… what have you done to the real-eveee? open your mask 😀

  2. eve

    deeemmm… is that your eyes? daammmnnn… is ittttt? ah boong!

  3. ya..ya..ya..yang sedang menikmati hidup..hehehehe..

  4. itu emang ada masanya jeng, belakangan banyak blog berhiatus akibat demam plurk, pesbuk, koprol yang bergantian melanda para blogger 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s