click!

Foto ini di ambil di floating market di daerah Damnoen Saduak, kira2 2 jam dari Bangkok. Ada banyak banget yang dijual di floating market ini. Mulai dari sayur-mayur, makanan, jajanan khas thailand sampai baju, tas dan aksesori pun ada. Untuk ngiter2in floating market ini kita bisa nyewa perahu yang harganya sekitar 300-400 baht. Disarankan kalau mau ke floating market ini lebih baik pagi. Karena semakin siang kita ke sana, akan semakin crowded dengan turis dan perahu. Jadi desek2an dan nggak nyaman banget. Saya ingat waktu itu saya berangkat jam 5 pagi dengan travel dari Bangkok. Untuk yang menginap di sukhumvit, travel diberangkatkan dari hotel Westin Grande. Untuk makanan, banyak. Ada pad thai, ketan mangga atau ketan durian, salad pepaya muda, atau goreng2an daging tidak halal yang yummie dan gurih sekali. Hanya saja, kalau untuk belanja oleh2, di sini agak mahal. Untuk oleh2 saya lebih memilih pergi ke chatuchak weekend market, yang seperti namanya, hanya buka pada saat weekend. Saya sempat melihat tas yang sama persis dengan yang saya beli di chatuchak market dengan harga 2 kali lipat di sini. My… my…

Yes, I seriously ate that! And it was good! Ini adalah salah satu jajanan yang saya temukan bertebaran di pinggir jalan di depan hotel tempat saya menginap, yaitu di sukhumvit soi 19. Macemnya banyak banget. Mulai dari belalang goreng, ulat, jangkrik, aneka kumbang. Untuk 1 ounce harganya sekitar 20 baht atau Rp 5000. Pertama emang agak ragu buat makannya. Tapi demi rasa penasaran yang membuncah, akhirnya saya kunyah juga itu serangga jejadian. Dan ternyata, rasanya gurih banget. Enak dan garing. Hanya saja, kaki2nya yang nyelip2 di gigi agak sedikit mengganggu. Sedangkan kumbang yang berwarna hitam itu kulitnya keras sekali. Jadi hati2 gigi patah kalau mau coba makanan ini.

Foto ini saya ambil di chinatown Singapore. Sebenarnya nggak ada yang terlalu istimewa di sini. Untuk belanja2 lumayan murah, tapi, hey! its singapore!! Mana ada barang yang bener2 murah di Singapore? Tapi waktu liat bangunan ini, saya suka karena modelnya yang seperti bangunan khas cina oldskul. Sangat klasik. Belum lagi ramainya lentera2 merah yang meramaikan suasana dimalam hari. Untuk makanan, walaupun terhitung cukup enak, tapi, hey!! Its Singapore! Sejak kapan ada makanan enak di Singapore? 😀

Pameran flona di lapangan banteng beberapa waktu yang lalu. Saya memang bukan penyuka taneman. Tapi saya jelas penyuka binatang. Sampai bela2in 2 kali datang hanya untuk bermain2 dengan para kelinci, doggy, kucing, kelelawar, keong, piranha dan segala binatang2 aneh lainnya, yang selama ini bahkan saya nggak tau pernah ada. Dan waktu jalan muter2, di satu spot saya melihat katedral yang menjulang, dilangit senja. Sepertinya Yum-yum juga buat di foto. Memberi kesan gothic, mellow sekaligus classic.

Kalung oleh2 dari kakak saya waktu dia ke Bali. Sama sekali nggak pernah saya pakai, karena kalau pakai kalung terlalu lama bisa membuat kepala saya migrain. Katanya kalung ini terbuat dari biji entahlah yang dikeringkan. Saya suka warna merahnya. Lucu. Tapi kalau dipake, bikin saya terlihat jadi ondel2. So, thanks but no thanks. 😀

Advertisements

14 Comments

Filed under iseng2, jepretan

14 responses to “click!

  1. Ap hbngany migren ma kalung? Aneh.

  2. Btw foto floating mrktny keren

  3. eve

    sebenernya pengen dibikin warna. tapi agak2 over jadi ga enakeun di mata. silau. tapi ntar deh cobak sapa tau bisa di akalin. jadi seru warna warni gitu 😀

  4. hoh, abis dari sana toh? gak bilang2. halah 😀

  5. eve

    udah taun lalu kali mbok.

  6. wow, poto2nya keren lho.
    jajanannya tampak sedikit mengerikan, gak bikin sakit perut ya?

  7. eve

    engga bikin sakit perut kok. Itu kan bukan kotor. Cuman ga biasa kita makan aja. The truth is, rasanya agak2 mirip udang digoreng garing. Ulat2 putihnya yg paling enak dan paling gurih. Nggak tau digorengnya bumbunya apa, tapi kalo kita beli, biasanya dikasih tambahan bumbu penyedap entah apalah gitu. Suwer, enak!

  8. skrinsut nya keren keren mbak eve.., itu makanan kok begitu ya?? kalo di indonesia udah dapet komplen tu mbak.. karena makanan nya ada kecoak nya kakakakakaka

  9. Cerita yang menarik (tapi bukan tangan lho…)

  10. Wah, kereeen potonya….

    And…itu, hmmm. Enak ya, uh…

    ChinnaTown nya kereen!

  11. nairasmile

    hum… liat warna makanannya sih bikin laper, tp ngeliat bahan2nnya.. walah..mikir 2x deh, tp mirip fear factory yg dikemas indah *halah*

    anw, fotonya keren2.. wekz..eve, DLSR jg kah? putugrapher?

  12. eve

    He em, Nai. DSLR. putugraper sih bukan. Cuman kalo lagi waras suka mutu. Seorang canonian sejati, soalnya mo jadi nikonian kok ya ga mampu. hahahaha 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s