ketika selamanya harus berakhir

Ketika selamanya harus berakhir, aku bertanya pada diriku sendiri, kemana semua air mata? Kemana semua kesakitan? Kemana semua perih? Mengapa aku berhenti merasa? Semuanya datar, tawar. Kemana perginya lonjakan2 dentum jantung memukul seperti bedug dipalu? Bahkan sudut naungankupun berwarna putih. Pucat terabaikan. Semua suara hanyalah suara. Semua desahan hanyalah desahan, semua rasa hanyalah rasa. Semua hilang, melebur, bersatu, dan menghilang.

Oh, Ketakutanku. Apakah aku akan merasakan rasa? Memikirkan pikir? Menangisis tangis? Ataukah aku hanyakan berjalan dan terus berjalan dengan sudut putih disekelilingku.

Ketika selamanya akhirnya berakhir, aku tak lagi memiliki dirku. Aku tak lagi memiliki apa yang tak pernah kumiliki. Maka, Kehilangan, bukanlah aku. Seharusnya. Kehilangan hanyalah untuk yang pernah kumiliki: rasanya rasa, pikirnya pikir, desahnya desah.

Selamanya, sudah berakhir.

Advertisements

21 Comments

Filed under mumbling, penat, some thoughts

21 responses to “ketika selamanya harus berakhir

  1. kalo boleh menambahkan :

    betapa sukar melupakan lupa

  2. kemana ya semua yang harusnya dirasakan itu? kalo memang selama ini yang digenggaman memang tidak pernah merasa dimiliki ya sudah sewajarnya dilepas tanpa rasa kehilangan.

  3. waktu nya cari lagiiiiiii !!!!!…
    eh.. ada om goop..
    misi om..

  4. Eru

    Karena kehilangan itu akhirnya membuat semua Saraf
    menjadi “Numb” ? akhirnya cuma “kehilangan” menjadi sesuatu yang juga hilang.. it’s fading

  5. nairasmile

    *nepuk2 pundak eve*

    sabar ya mbaa…..

    *huggzzz*

    *eniwei….makasih tadi ke blog aku ^ ^ *

  6. *nancep cep cep*

    *speechless*

    *pelukin mbak eve*

  7. Ow.

    Bentar,mba..saya mau hening dulu…

    *hening*.

  8. Ok..

    The worst part is,you have to get over all the memories.
    ALL of them. Through out those “forever”ness.

    F*ck ! It’s hard,mba..
    It will wear you out.

    But still..

    * hugs *.

  9. eve

    @all : Oh my god… you guys… Thanks for all your support. I really really really need that. And reading your comments, it helps. At least i know, somewhere, someone do care… πŸ™‚ Thank you.

    *terharu terharu*

  10. partycall ! uhuy !

    dung jegedung jegedung
    *gedeg gedeg*

  11. eve

    TIME TO PARTEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE……….!!!!

    Bokis!! I have some cry, desperation, and more self pitty to do.

    But, err… may be next 2 weeks? or 3? Errr… ok a month (MAX) we can partyyyyy… Ayo bub, send me invitation yah. It’s time to live my own real life again. Not some life from my fantasy.

  12. Be strong ya Eve…

    Berlibur ajah. Rame-rame ama temen-temen. Biar bisa memperbaiki suasana hati πŸ™‚

  13. masih banyak ikan di laut, siapin jalanya πŸ™‚

  14. wah per?annya bejibun. mo dijawab yg mana dulu neh? πŸ˜€

  15. kalo selamanya sudah berakhir .. berarti bukan selamanya .. πŸ™‚ so selamanya yah selamanya .. berkahir yah berakhir .. hehehe

  16. jalan yuk, eve. mari kita bersenang2. lupakan lelaki2 keparat itu πŸ˜€

  17. time to move on..
    eniwei..still caramel machiato in ur pages?

  18. eve

    @stey : yes, because… he still has feeling for that caramel. 😦 so, i still am gonna need that page to be my hypnotherapy. πŸ™‚

  19. joe

    Ah gw suka nih, gw baca 10X dan gw masih tetap gak bosan Eve. Memang gak ada yg membosankan dari rasa sakit, karena gak pernah kapok sama yg namanya cinta.

    Udah ahk, gw jg lagi berusaha utk gak bernada minor dan sumbang.

  20. haduh bokkkkk…

    terkutuklah diriku ini aych, belakangan in i gue sibuk banget sama urusan gue sendiri sampe gak tahu ttg posting ini…

    eve,

    Sabar yah, you better loose him now then lose him after marriage (like what I always told you… the women that I always tell you (halahhh muter2, bilang aja gue)… still experience those painful things in her life… But it’s the concicuensess of making a wrong decision. Sooo… bresyukulah kalo elo haru kehilangan sekarang.

    I’m perfectly sure that you will find a better man for u to love, and will love you with all his heart.

    ((((((((((((BIG HUGS))))))))))))))

    Silly

  21. memang nya kau percaya ada yang namanya selamanya?

    pada akhirnya kesedihan ga akan bertahan selamanya… karena kebahagiaan juga tidak ada yang selamanya, yeap? πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s