cita-citaku

Pasti familiar banget sama kalimat “besok kalo udah gede mau jadi apa?”. Dari kecil kita udah dijejelin pertanyaan itu. Bahkan mungkin sejak kita baru bisa ngucapin kata “mama”. Mungkin arti kalimat itu sama dengan, “cita-cita kamu apa?”. Gitu kali ya?

Saya, sebelum menginjak bangku sekolah. Masih berupa piyik, anak ayam kecil yang menciap-ciap ribut. Orang tua, om dan tante saya sudah sibuk menanyakan “besok gede mau jadi apa?”. Karena waktu masih kecil saya hobi sekali memainkan rambut orang, mulai dari ibu, tante, bahkan sampai ayah sayapun tak ketinggalan menjadi korban, kemudian menguncirnya sebanyak karet yang bisa saya temukan di gagang pintu, maka saya menjawab, “pengen buka salon!”. Secara saya nggak tau apa sebutan dari seorang yang buka salon itu apa. Kemudian jawaban saya itu bisa membuat semua orang yang bertanya tertawa terbahak2. Lucu kali ya?

Setelah agak besar, ketika saya mulai masuk SD, saya adalah anak dengan record paling sering dihukum sama guru. Entah karena nggak ngerjain PR, dateng telat ke sekolah, kebanyakan bolos, nggak ikut upacara dan sibuk ngejilatin es joly di warung sebelah sekolah, sampe makan permen di kelas. Walaupun begitu nilai saya tidak pernah mengecewakan. Jadi saya pikir ngapain saya harus ngerjain PR kalo ternyata nilai saya bagus2 aja? Ya, ya… saya memang sudah membenci sekolah sejak saya bisa mengucapkan kata “belajar”. Dan waktu itu saya hanya berpikir kenapa guru2 saya itu begitu kejam dan nggak berperasaan. Kok bisa-bisanya nggak bosen menghukum saya? Padahal setiap hari saya telat, nggak ngerjain PR, dan makan permen dikelas. Jadi sekitar kelas 2 atau kelas 3, kalau ditanya “ntar gede mau jadi apa?” Saya dengan lantang dan bangga menjawab, “mau jadi guru!” Yah, tentunya dengan motivasi yang sama sekali nggak bener. Bukannya mau ikut mencerdaskan bangsa yang ga cerdas2 ini. Tapi simply supaya bisa bales dendem dan ngehukumin semua murid2 saya nanti. Haaaaaaaaaaaaahahahahahahaha…… I am that evil!

Kemudian ketika SMP, saya tumbuh menjadi seorang ABG teladan yang rajin menonton film. Dicekokin nonton Top Gun-nya Tom Cruise oleh kakak2 saya yang sudah lebih dahulu merambah dunia ABG. Dan melihat betapa kerennya pilot2 pesawat tempur itu, akhirnya saya bercita2 menjadi seorang pilot. Yah, pesawat komersil saja. Toh, saya pasti nggak tahan dengan latihan fisik ala militer. Ya, saya orang paling males kalo di suruh lari ngiterin lapangan bola empat kali. Tapi pasti saya tetep keren. Bisa pergi kemana-mana, dibayar pula. Membayangkan menyeret koper saya sambil berjalan memasuki bandara, dengan seragam pilot saya yang sumpah-pasti-bikin-semua-cowok-noleh. Dan waktu itu saya nggak nyadar kalo sebenernya tampang saya pas-pasan. Jadi sekeren apapun seragam saya, pasti nggak akan ngaruh banyak. 😀 Tapi akhirnya cita-cita itupun terlupakan begitu saja, karena saya terlalu sibuk ngecengin cowok-cowok ganteng. Maklumlah, waktu itu saya masih berstatus remaja-putri-bloon yang berpikir bahwa dunia berputar dengan cowok-keren sebagai porosnya. :))

SMA. Ada 2 SMA di hidup saya. Yang pertama SMA di kampung saya yang hanya sempat saya rasakan selama 1 tahun. Dan selama satu tahun itu saya nggak pernah mikir saya pengen jadi apa nantinya. Sibuk ditamparin guru bahasa Inggris hanya gara2 cekikikan di kelas, atau sibuk mencari alasan supaya bisa skip jam pelajaran pertama untuk makan soto daging di dekat alun2 kota.
Kemudian SMA kedua. Sekolah gila!!!! Dengan teman2 yang sama2 gilanya. Tapi ternyata di sanalah saya bener2 ngerasain asiknya sekolah. Tanpa membayar tentunya. Hahahahaha…. Jadi kesimpulannya adalah sekolah yang nggak pake bayar = asik! :)) Dan di SMA kedua inilah akhirnya saya memutuskan untuk menjadi seorang designer dan bekerja di advertising.

Lanjut! Akhirnya saya memutuskan kuliah di sebuah universitas-mata-sipit, di bilangan Jakarta Barat, mengambil jurusan Desain Komunikasi Visual. Dan saya kuliah dengan sangat baik di sana, sampe akhirnya mengenal dunia ceting. CHATING MEMANG BIKIN BODO!!!!
Eniwe, saya berkenalan dengan photography di situ dan menjadi sangat tertarik. Bagaimana menggulung film, mencucinya, mencetak dengan enlarger, bermain2 dengan sinar, meng-over atau meng-underkan satu foto. Masuk ke studio jam 1 siang berbekal sekotak susu, dan baru keluar dari sana setelah matahari mulai ngantuk dan masuk ke peraduannya. Akhirnya saya berpikir, jadi photographer enak juga kali yah. Seru pastinya! Apalagi ayah saya sudah mendoktrin saya dengan tehnik2 photography bahkan sejak saya belum bisa memegang pensil.
Akhirnya saya meneruskan kuliah saya di Bandung. Mengambil jurusan photography. Membuat ayah saya begitu senang. Tapi akhirnya saya mulai bosan. Nggak punya temen di kampus. :))

Sekarang. Tetap menjadi seorang photographer berdasarkan hobby, yang sebenarnya lebih tertarik pada dunia broadcast dan menulis, serta bekerja di bidang telco, yang tentu saja melenceng jauh dari background pendidikan formal saya. Berniat menulis buku yang nggak jadi-jadi. Berusaha meningkatkan dan menguatkan iman niat untuk melanjutkan 2 draft novel slash psycholit (psycho literature) yang sudah lama mengendap, hidup segan mati tak mau di hard disk PC saya. Tapi begitupun, saya tetap punya cita-cita.

Ya! Saya ingin menjadi seorang vegetarian! Karena setiap ngeliat ayam yang tergantung2 terbalik di boncengan motor seorang tukang ayam, atau ngeliat sapi dengan mata bulatnya yang cantik itu, saya selalu merasa kasihan dan tidak percaya betapa rakusnya saya melahap daging binatang-binatang itu. Berniat menjadi seorang St. Phoebe from Friends, yang ingin menyelamatkan beberapa ekor sapi dan ayam dengan berhenti mengkonsumsi daging mereka. Oh, sungguh sangat mulia cita2ku. Tapi bagaimana mungkin? Saya seorang meat addict yang kalau nggak kena daging sehari aja bisa uring2an? Sakaw sirloin well done yang empuk dan gurih.

Jadi sepertinya cita2 menjadi seorang vegetarian, hanya bisa jadi cita-cita saja. Saya nggak bisa meninggalkan kebiasaan saya gembira-menyantap-daging-apapun.

HIDUP DAGING!!!

Advertisements

16 Comments

Filed under iseng2, mumbling, some thoughts

16 responses to “cita-citaku

  1. 😀 tetap tidak ada yang salah dengan bercita-cita kan mbak? bukankah kejadian hebat bermula dari mimpi (CMIIW)
    __________________________
    oh iya, saya kalau lihat daging ayam yang utuh (ingkung, jawa) juga mata sapi, saya kok mendadak inget dia pas masih hidup yak 😐 jadi ngga tega, sekaligus jijik, hiiii

  2. GIMME DAT FLESH! I LUV IT RAW! ARRR…

    *udah ganas blun?*

  3. gue kayak de ja vu…

  4. cita-citaku sekarang….

    “nikah – punya anak alias berkeluarga”

  5. purplenote

    wah tiap taun cita-cita saya berubah.. hehehe… bahkan sampe sekarang masih punya cita-cita..

  6. stey

    cita-cita gw?sekarang ini cuma kepengen punya duit yang cukup buat travelling around the world..

  7. stey

    itu tadi cita-cita atau keinginan yah?

  8. eve

    @bubba : diam!!! diaaammm!!!! Lagi mals bangs nih… otak beku!

    @all : cita2 saya sekarang berubah! Masih berhubungan dengan daging sih. Ahahahaha… Saya pengen jadi CHEF de Cuisine!!!! Ah, tapi chef de cuisine kerjaannya nongkrang nongkrong tunjak tunjuk aja. Pokoknya jadi tukang masak enak, keren dan bergaji besar!!!

  9. cita2 gw sekarang… pengen pindah pabrik!

  10. Hmm… nonton Top Gun waktu masih SMP ya…
    Top Gun itu di release tahun… hmm… berarti dikurangi… hmm… kira-kira umur mbak sekarang….
    Wakakaka…
    Maaph.
    Gak bermaksud.
    Peace.
    *nyengir*

  11. Eru

    @nidnod:
    nice analysis 😀 😀

    Itu novelnya di-rilis noh..

    Vegetarian … mengakibatkan lemot
    (just like Phoebe)

    cita2… gonta-ganti dari kecil sampe sekarang..
    sekarangpun masi ganti…

    jadi PORN STAR kayaknya keren

  12. cita cita gw dari dulu : jadi lawyer, skolah lagi trus baru nikah umur 27.
    kenyataan gw didapat: semi lawyer, nggak sempet skolah lagi karena keburu nikah di umur 24 🙂

    ah ya,.. satu lagi : gw hanya makan ayam, ikan dan sayuran dan ingin mulai 100% vegie begitu umur 30. kenyataannya tetep nggak bisa meninggalkan ayam. tiap kita diundang makan gue slalu bilang, “i don’t eat anything with 4 legs. two legs (including you people..arrrgghhh!) or less, it’s fine for me “.

  13. eve, kmaren kata si cicak ada yang buka toko henpon di mangga dua ya?

    cita-cita yang baru lagi?

    grr

  14. Horeee!! HIDUP NOVEL YANG NGGAK JADI-JADI!! Bwahahahahahakz…. 😆

    *senasib*

  15. eve

    @bubba : aaaaaaaahahahaha… itu gosip sesat bok. Gue baru tau kalo teman2 sepergaulan nista kita itu semuanya mahluk gosip kelas berat. Knapa ga pada jadi wartawan infotainment ya bo? Heran deh eyke. Cepet bener gosip menyebar. Baru gue kasih bocoran jumat, senin dah balik lagi ke gue. HUahahahahaha… Ada yg ditambahin pulaaakkk….

    Ps: jangan saling membuka aib jaman nistaniah dahulu kala ya bo. Itu sumpah AIB!!!

  16. bukti terbaru kalau cowok ternyata lebih BIGOSH daripada cewek ya?

    btw, mungkin kalo elo AIB kalo di gue ANUGERAH bok huehuheuheuehuhe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s