Aku bermimpi lagi malam ini. Mimpi yang sama dengan yang selalu aku mimpikan beberapa malam belakangan ini. Aku melihat diriku berlari, dan terus berlari. Sambil sesekali menoleh ke belakang wajahku terlihat ketakutan seperti ada yang sedang mengejarku. Apa yang membuatku ketakutan? Apa yang membuatku terus berlari? Apakah yang mengejarku? Apa yang aku lihat setiap menoleh ke belakang?

Di dalam mimpiku, aku berlari, dan berlari. Aku melihat sekelilingku, yang kulihat hanya pohon. Pohon2 yang besar dan tinggi. Pohon2 itu begitu rimbun sehingga membuat suasana terlihat remang2. Ini siang? Ataukah malam? Lalu aku menoleh ke belakang. Mencari2. Dan tetap yang kulihat pohon2 besar yang bergerak menjauhiku. Lalu aku kembali melihat ke depan, berharap menemukan jalan setapak yang bisa aku lalui. Jalan setapak yang menuju ke suatu tempat. Dan bukannya hanya berputar2 tanpa tujuan seperti ini. I think I’m lost.

Aku berhenti sebentar. Mencoba mengatur sengal2 nafasku. Dan ketika kembali aku melihat sekitarku, aku melihat pasir. Banyak sekali pasir. Berton2 pasir. Aku tidak melihat ada tanaman, tidak ada bangunan, tidak ada apa2. Hanya pasir. Pasir dan sinar matahari yang begitu terik. Aku melihat ke belakang, dan tidak ada apa2 disana. Lalu rasa itu mulai datang. Rasa ketakutan yang begitu besar. Dan akhirnya aku kembali menggerakkan kakiku. Aku harus berlari. Aku harus berlari lagi. Kali ini lebih cepat. Karena rasa takut itu semakin besar.

Terseok2 aku di pasir. Berlari dengan susah payah. Keringatku bercucuran. Sesekali aku terjatuh dan bangun lagi dan meneruskan berlari. Aku harus lebih memperhatikan jalan. Dan itulah yang kulakukan. Berlari sambil terus melihat ke jalanan pasir yang tidak ada habisnya ini. Dan tiba2 aku melihat rumput di bawah kakiku. Rumput yang hijau dan segar. Lalu akupun mendongakkan kepalaku dan melihat ke sekeliling. Dan aku di hadapkan ke sebuah pemandangan yang begitu mencengangkan. Aku melihat sebuah kolam yang besar dengan air yang biru dan jernih. aku melihat pohon2an di pinggir2nya. Dan di tengah2 kolam itu, atau danau? Aku melihat beberapa ekor angsa sedang berenang2 dengan asiknya. Kadanga2 memasukkan kepala mereka kedalam air dan keluar dengan seekor ikan tercepit di moncongnya. Dan di sebelah kiri aku melihat ada taman bunga yang begitu indah. Sangat indah. Belum pernah aku melihat taman begitu indah. Dan terpikir olehku, aku harus berhenti. Berhenti berlari dari apapun yang mengejarku. Aku harus beristirahat. Tidak! Aku harus berhenti. Benar2 berhenti. Aku ingin tetap disini. Aku ngga mau pergi dari tempat ini. Tolonglah… tolong jangan buat aku pergi dari tempat ini. Tempat ini begitu indah. Begitu tenang. Begitu damai. Aku ingin merasakan kaki2ku yang lelah terendam dalam dinginnya air danau itu. Aku ingin merasakan membasuh rambutku di dalamnya. Aku ingin duduk di bawah pohon yang rindang itu. Aku ingin mencium harumnya bunga2 yang ada di taman itu. Aku ingin berkejar2an dengan kupu2. Aku ingin tetap di sini. Dan aku akan tetap di sini.

Aku menengok ke belakang, dan rasa takut itu menjadi semakin besar. Haruskah aku melanjutkan berlari lagi? TIDAK! Aku tidak akan berlari lagi. Dan perlahan2, rasa takut itu berangsur2 menghilang. Saat itu aku merasa seperti melayang2. Begitu bahagia, begitu tenang. Dan rasanya begitu menyenangkan.

Dan ketika aku melihat ke bawah, aku melihat tubuhku. Terbaring dengan senyum di wajahku. Tidak bergerak, tidak bersuara, tidak bernafas….

Ternyata, ini bukan mimpi….

Advertisements

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s