Siapa bilang ini berat? Ini sama sekali ngga berat kok. Kamu kembali ke dunia nyata kamu, dan saya kembali ke dunia nyata saya. Yang lalu adalah mimpi. Kadang ingin kembali ke alam mimpi, tapi kadang berharap agar mimpi itu MATI!

Sayup2 terdengar sebuah lagu di dalam kepala saya….

Die, die, die my darling

Don’t utter a single word

Die, die, die my darling

Just shut your pretty eyes

Kamu kembali ke ‘langit’ mu, dan saya kembali ke ‘rumah’ saya. Berharap ngga akan bertemu lagi. Atau berharap untuk ketemu lagi?

I’ll be seeing you again

I’ll be seeing you… in Hell

Saya iri… saya iri sama semua perempuan yang pernah menulis cerita bersama kamu. Mereka pernah punya sesuatu dengan kamu. Mereka ngga perlu menyembunyikan apapun. Ngga perlu menyembunyikan perasaan mereka. Mereka bebas menunjukkan pada dunia apa yang mereka rasakan tentang kamu. Walaupun akhirnya toh cerita merekapun harus berakhir, tapi setidaknya cerita mereka pernah di mulai dengan kamu di dalamnya.

Don’t cry to me oh baby

Your future’s in an oblong box, yeah

Don’t cry to me oh baby

Should have seen it a-coming on

Don’t cry to me oh baby

I don’t know it was in your power

Don’t cry to me oh baby

Dead-end zone for a dead-end girl

Don’t cry to me oh baby

Now your life drains on the floor

Don’t cry to me oh baby

Kamu pernah bilang kalau saya beda kasta dengan mereka. Kamu pernah bertanya masa saya mau di samakan dengan mreka. Kamu menganggap level saya berbeda. Tapi yang benar adalah, kasta saya bahkan jauh di bawah mereka. Level saya berbeda karena memang saya di bawah mereka. Dan bagaimana saya mau di samakan dengan mereka, kalau ternyata saya memang tidak pernah sama dengan mereka. Dalam cinta, tidak mengenal kasta, tidak mengenal level. Dan jelas saya berbeda! Karena saya ngga pernah punya kesempatan untuk menunjukkan pada dunia apa yang saya rasakan ttg kamu. Saya ngga pernah memulai cerita saya dengan kamu. Dan saya bahkan tidak bisa mengakhiri cerita saya dengan kamu.

Oh… tolong berhentilah… diam untuk sesaat, suara dalam kepala saya!!!

Die, die, die my darling

Don’t utter a single word

Die, die, die my darling

Just shut your pretty mouth

Saya adalah sesuatu yang tersembunyi. Saya adalah yang tidak boleh di katakan. Saya adalah nomer 2. Tidak akan pernah jadi nomer 1.

I’ll be seeing you again

I’ll be seeing you in Hell

Jadi salahkah kalau saya merasa iri pada mereka?

Don’t cry to me oh baby

Your future is in an oblong box

Don’t cry to me oh baby

Should have seen the end a-coming on, a-coming

Don’t cry to me oh baby

I don’t know it was in your power

Don’t cry to me oh baby

Dead-end zone for a dead-end girl

Don’t cry to me oh baby

Now your life drains on the floor

Don’t cry to me oh baby

Advertisements

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s