Posts Tagged ‘rintihan’

kram otak

Continue reading »

1973

Mari berdansa, menggoyangkan badan, kepala, tangan. Ditemani beberapa shoot tequila, meja bar, bartender yang selalu tersenyum dan selinting ganja, abu dalam asbak, abu di lantai, percikan bara api, tastestos snare, casciscus treble hi-hat, tangtingtung cymbal, dangdingdeng tomtom dan bambumbum bassdrum. Melepas penat, meraup udara surga, meninggalkan semua di belakang. Tenggelam, beradu, menyatu, seiring, senada, berirama [...]

Continue reading »

ketika selamanya harus berakhir

Ketika selamanya harus berakhir, aku bertanya pada diriku sendiri, kemana semua air mata? Kemana semua kesakitan? Kemana semua perih? Mengapa aku berhenti merasa? Semuanya datar, tawar. Kemana perginya lonjakan2 dentum jantung memukul seperti bedug dipalu? Bahkan sudut naungankupun berwarna putih. Pucat terabaikan. Semua suara hanyalah suara. Semua desahan hanyalah desahan, semua rasa hanyalah rasa. [...]

Continue reading »

10 seconds of your life

There are a lot of different moments that your life consists of, but there are some that come to mean much more than just a tiny fragment of time, though it might have lasted somewhat 10 seconds, it lingers ever on in your memory, and it feels like the whole sense of your life was [...]

Continue reading »

sumpah!

Sumpah saya nggak pernah ke bali.
Sumpah saya kepingin banget ke bali.
Sumpah saya kepingin banget ke bali dengan dia.
Atau siapa saja yang akan saya cintai di masa yang akan datang.
Moment ke bali harus jadi spesial.
Kalau nggak, sia2 penantian saya selama hampir 30 tahun ini untuk bisa ke bali.

Continue reading »

Untuk Bunda

Hari ini hujan, Bunda. Aku masih berkutat dengan keseharianku. Aku jadi teringat pesanmu. “Jangan pulang terlalu malam, nduk.” Atau, “kamu jaga diri baik-baik ya…”.

Continue reading »