Malam ini, disisimu aku berbaring. Mengisi paru-paruku dengan aroma kulitmu penuh-penuh. Merasakan otot lenganmu menegang, mengendur dibawah kepalaku seiring dengan naik turunnya dadamu meraup oksigen, aku berpikir, “relakan semuanya. Kau tak akan kehilangan sesuatu yang tidak pernah kau miliki”. Ketika aku tahu apa yang di depanku, seharusnya sudah kuhentikan langkah ini. Atau semuanya adalah perjalanan waktu yang sia-sia.
Meraih tanganmu, ke dalam tanganku. Mengecupnya, menatapnya, menyentuhnya, ah tangan yang selalu kucintai ini tak akan lagi bisa kugenggam. Tapi apa bedanya itu dengan menggenggamnya tanpa bisa memberimu kebahagiaan? Ah, Ndock, apakah kau bahagia bersamaku? Jangan bertahan kalau tidak. Itu tak adil. Aku harus bisa melepaskan tangan itu. Melepasmu terbang, menuju kebahagiaan yang tak pernah bisa kuberi. Menuju cahaya yang bisa membuat matamu berbinar. Yang tak pernah bisa kulakukan, sebagaimanapun besarnya keinginanku untuk bisa menjadi cahaya itu. Aku tahu apapun yang kulakukan, aku tak akan pernah benar-benar ada dihatimu. Maka ijinkan aku berhenti berjuang. Biarkan aku menyerah, jangan paksa aku untuk terus menunggu. Tak ada lagi yang bisa kulakukan. Tak ada lagi…
Ah Ndock, kalau aku memang tak cukup baik untukmu, jangan bawa aku ke sisimu. Itu bukan kebahagiaan. Tidak untukmu, tidak pula untukku. Relakan… lepaskan. Dan kita akan terbang tinggi. Dengan cerita kita masing-masing, dan awal yang berbeda. Aku tidakakan pernah akan jadi yang terbaik untukmu. Maafkanlah.
Ndock, kau tidak mencintaiku. Biarkan orang lain mencintaiku. Biarkanku mencintai yang lain. Orang yang bahagia bersamaku. Orang yang berbinar denganku sebagai cahaya dimatanya. Orang yang menganggapku cukup. Orang yang mau menghabiskan umurnya denganku. Aku mohon, Ndock, biarkanku pergi. Biarkan ku meniti kebahagianku tanpamu. Agar tak lagi aku merasa begitu tak berharga. Tak lagi kumerasa tak pantas. Tak lagi kumerasa sakit…
Ndock, aku memohon… lepaskanlah aku..
oh elise it doesn’t matter what you say
i just can’t stay here every yesterday
like keep on acting out the same
the way we act out
every way to smile
forget
and make-believe we never needed
any more than this
any more than this
oh elise it doesn’t matter what you do
i know i’ll never really get inside of you
to make your eyes catch fire
the way they should
the way the blue could pull me in
if they only would
if they only would
at least i’d lose this sense of sensing something else
that hides away
from me and you
there’re worlds to part
with aching looks and breaking hearts
and all the prayers your hands can make
oh i just take as much as you can throw
and then throw it all away
oh i throw it all away
like throwing faces at the sky
like throwing arms round
yesterday
i stood and stared
wide-eyed in front of you
and the face i saw looked back
the way i wanted to
but i just can’t hold my tears away
the way you do
elise believe i never wanted this
i thought this time i’d keep all of my promises
i thought you were the girl always dreamed about
but i let the dream go
and the promises broke
and the make-believe ran out…
oh elise
it doesn’t matter what you say
i just can’t stay here every yesterday
like keep on acting out the same
the way we act out
every way to smile
forget
and make-believe we never needed
any more than this
any more than this
and every time i try to pick it up
like falling sand
as fast as i pick it up
it suns away through my clutching hands
but there’s nothing else i can really do
there’s nothing else
i can really do
at all…
Posted by stey on April 17, 2008 at 9:19 am
Meminta lepaS?
Yakin nih Eve?perkara cinta itu emang bikin menye2…sebel!!!
Posted by venus on April 17, 2008 at 1:37 pm
love sucks. bikin kita bebal dan sakit jiwa. d’oh!
Posted by nasgorkam on April 17, 2008 at 3:04 pm
If you love somebody, let them go, for if they return, they were always yours. And if they don’t, they never were.
Kahlil Gibran.
at the first time you tried to let them go, in a matter of days,.. you’ll pray they never leave,.. trapped in labyrinth of love never been easy
Posted by eve on April 17, 2008 at 4:11 pm
kita memang mahluk2 bebal ya mbok. dan mahluk menye2 ya stey? hehehehe…
Posted by edy on April 17, 2008 at 5:44 pm
saya juga suka lagu itu
Posted by eve on April 17, 2008 at 6:50 pm
@stey : kalaupun nggak yakin, saya hanya mohon untuk dibantu, supaya ini nggak jadi lebih sulit.
@venus : mulai nggak yakin, apakah karena love sucks, atau karena kitanya aja yg bego?
@nasgorkam : at the first time you tried to let them go <– been here
in a matter of days,.. you’ll pray they never leave,.. <– been here too
Nom i’m in –> pray that he will leave soon, or at least let me leave!
@edy: saya juga suka…
Posted by sillystupidlife on April 17, 2008 at 8:05 pm
Eve… walaupun menye2… GUE SUKA… terutama yang ini:
“Ndock, kau tidak mencintaiku. Biarkan orang lain mencintaiku. Biarkanku mencintai yang lain. Orang yang bahagia bersamaku. Orang yang berbinar denganku sebagai cahaya dimatanya. Orang yang menganggapku cukup. Orang yang mau menghabiskan umurnya denganku. Aku mohon, Ndock, biarkanku pergi. Biarkan ku meniti kebahagianku tanpamu. Agar tak lagi aku merasa begitu tak berharga. Tak lagi kumerasa tak pantas. Tak lagi kumerasa sakit…”
huhuhuhuhu… now my parent joint on my problem… and semua orang seolah kepengen semua ini segera berakhir…
Wahhhh, gue juga udah mulai capek sepertinya… kejadian yang trakhir gue cerita ke stey itu, menguras tenaga lahir batin bokkkk….
Sumpah… qoute itu sepertinya ingin sekali gue keluarin dari mulut gue… tapi gak mungkin… it’s too complicated dech.
Beruntunglah eve, elo masih belum terikat kok… feel free to fly away… Far away from everything that can harm you.
Semoga kali ini elo bener2 mantap…
Posted by eve on April 17, 2008 at 8:18 pm
@silly: 1 lagi quote, yang mungkin ga ngenakin. Tapi kadag suka bener. “once a cheater, always a cheater!”
Makanya gue takut nerusin ini bok. Suatu saat dia akan nemu orang lain lagi, dan lagi dan lagi. Feeling gue bilang, apapun yg dia rasain nggak akan pernah cukup untuk membuat dia bertahan HANYA ama gue.
Seperti status ym gue tempo hari, “I’m way too good to be taken for granted!” Sok kuat! Padahal gue tau, skarangpun he is taking me for granted. Begitu ada yang laen, yang “lebih”, bakalan langsung di saut. Been there, twice! Fuck! thats how stupid i am. huahahahaha
Posted by inginbercerita on April 17, 2008 at 8:29 pm
saya suka sesek napas kalo baca yang tentang cinta2an … secara saya masih in the process of letting go my feeling juga nih bu … *sigh*
Posted by misspicky on April 17, 2008 at 10:33 pm
“if this wasn’t it, it would be something else” (Elizabethtown)…so I guess, you have to move on girl…I know it’s hard at first but trust me, you’ll get better than never.
Posted by yw on April 18, 2008 at 12:08 am
let me go, coz i’m too weak to escape myself hehe…
Posted by andekhi on April 18, 2008 at 9:13 am
ga tau mau komen apa.. tapi you’re good with words…
Posted by dwi on April 18, 2008 at 8:00 pm
Dear Eve,
Gw pernah merasakan berada diposisi loe, dulu. Sempet takut buat melangkah. Tapi akhirnya ( setelah beberapa kali dibohongi) yakin… dan taaadaaa I have my perfect mate now.
Cheers up bu!
dwi
Posted by dwi on April 18, 2008 at 8:04 pm
Dear Eve,
Gue pernah merasakan berada di posisi loe skarang. Sempet takut melangkah. Tapi akhirnya yakin (setelah beberapa kali dibohongi) dan.. tadaaaaaaaa ketemu pasangan perfect saya.
cheers up bu!
Posted by woelank on April 19, 2008 at 4:10 pm
eve..
setiap gw baca postingan loe knp gw ngerasa semua sel abu2 di otak gw jd aktif kelewat2. kudu menelaah, dan ngebaca berulang2 karena bikin sebagian sel hitam mencoba untuk menggeliat keluar dr lerung sudut kegelapanku.
serasa ada tombol “flashback” yang tertekan berulang2 hingga mengingatkan akan hal2 yang sengaja tak ingin diingat..
ergh… kayanya gw bisa2 “nyampah” juga nih di “rumah” gw…